Tentang Sejarah Jerman

Tentang Sejarah Jerman

Kemerdekaan Perang Dunia Sejarah

Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah Jerman, Anda harus siap untuk mempelajari dunia teks dan mempelajari beberapa sejarah di balik negara itu. Sejarah Jerman menarik dan informatif; lebih dari sekadar melihat hasil agresi Jerman, Anda akan belajar tentang budaya dan tradisinya yang kaya.

Jerman adalah bahasa terbesar di dunia dan juga memiliki budaya dan peradaban yang sangat berkembang dan kompleks. Negara ini memiliki sejarah panjang dan terus memengaruhi negara-negara lain dengan keragaman dan tradisi uniknya. Sejarah Jerman dapat dibagi menjadi tiga periode: pra-Romawi, Romawi, dan Gothic.

Masa lalu dari zaman Romawi dapat ditelusuri kembali ke pembentukan kerajaan Jerman. Periode ini disebut sebagai Kekaisaran Jerman Pertama dan juga dikenal sebagai periode Frank. Pada periode ini, bangsa Romawi juga dikenal hadir. Mereka dikirim oleh orang-orang Goth, suku-suku yang berperang melawan Romawi atas nama kaisar.

Suku-Suku Jerman

Pada awal dinasti baru, suku-suku Jermanik diperintah oleh pribadi Charlemagne. Kekuasaannya berlangsung selama lebih dari seratus tahun, tetapi akhirnya digulingkan oleh penggantinya, Otto. Otto mengambil kendali kerajaan dan menyerukan pengembangan kerajaan yang terpusat. Gagasan baru ini tidak cocok dengan suku-suku Jerman, yang memberontak dan menyebabkan gangguan besar di wilayah tersebut.

Saingan utama pangeran-pangeran Jerman adalah Saxon, yang merupakan suku paling sukses dan dominan di seluruh wilayah. Hasil besar dari perjuangan antara dua suku adalah penyatuan kekaisaran. Dengan cara ini, kaisar memantapkan dirinya sebagai pemimpin seluruh kerajaan, meskipun orang-orang Jerman hidup sebagai orang yang merdeka.

Bangsa Romawi juga memberi orang Jerman banyak tantangan pada waktu tinggi Kekaisaran. Tanah mereka diserang oleh Romawi dan banyak orang Jerman terbunuh dalam pertempuran. Konflik antara bangsa Romawi dan kaum Frank akhirnya berakhir dengan deposisi Otto III. Kaisar baru kemudian ditempati oleh suku-suku Jerman yang menuntut hak-hak mereka dan ingin bergabung dengan kekaisaran.

Konflik Internal Jerman

Bagian selanjutnya dari masyarakat Jerman adalah Saxon, yang selamat dari konflik internal selama beberapa waktu. Setelah kejatuhan Otto III, mereka memutuskan untuk membentuk kerajaan baru yang dikenal sebagai Kekaisaran Romawi Suci. Namun, Saxon ditaklukkan oleh kaisar. Ini adalah awal dari era Gotik, dan perjuangan antara kedua kerajaan berlanjut sampai akhir perang salib.

Bab terakhir dari sejarah Jerman adalah Zaman Kegelapan. Selama periode ini, kerajaan Italia telah dikalahkan oleh bangsa Goth. Selama waktu ini, tradisi Gotik menghilang dari tanah Jerman dan bahasa Jerman tidak lagi digunakan.

Sebuah kerajaan baru dibentuk di bawah kepemimpinan Otto III, dan bahasa Jerman telah dipulihkan. Seluruh wilayah Jerman kemudian dibagi menjadi beberapa adipati dan para penguasa adipati mengambil gelar kaisar. Sistem pemerintahan yang muncul dari serikat dikenal sebagai Kekaisaran Romawi Suci, dan ini berlangsung selama beberapa abad.

Tanah Jerman

Penyatuan negara-negara berbahasa Jerman terjadi selama periode Perang Tiga Puluh Tahun. Alasan utama pecahnya perang ini adalah penyatuan kembali tanah Jerman. Dengan cara ini, banyak warga negara Jerman ingin bersatu kembali dan perang pun dimulai.

Perang ini tidak hanya diperjuangkan untuk penyatuan negara-negara Jerman, tetapi juga untuk memperjuangkan berdirinya Partai Sosialis Nasional Jerman. Nazi berkuasa dan menempatkan versi sejarah Jerman mereka. Setelah perang, para pemimpin Nazi meninggalkan Jerman dan dideportasi ke kamp konsentrasi.

Sejarah Jerman sangat sulit dan sebagian besar cendekiawan terlibat dalam peristiwa sejarah Jerman, ketika mereka mencoba mengembalikan sejarah ke keadaan semula. Fokus utama para sejarawan adalah untuk melestarikan pengetahuan tentang sejarah rakyat Jerman.

Baca juga : Pembebasan Nasional Palestina